Postingan

Review Wedding: Fotografi

Gambar
FOTOGRAFI KEBON FOTO 43 Waktu dulu (bahkan sampai sekarang) saya suka sekali lihat-lihat album foto yang disimpan di lemari tua hitam yang ada di rumah. Ada satu album foto yang isinya khusus saya saat masih bayi sampai balita, ada juga album lain yang isinya mbak-mbak saya semua. Sisanya, beberapa album pernikahan papa dan mama :)     Melihat bagaimana rupa mama yang cantik waktu menikah, papa yang keren pakai beskap jawa, siapa saja yang datang, bagai ma na persiapannya, saya jadi seperti tahu segalanya (padahal saya masih ada di “bulan” hehehe…). Menyenangkan memang melihat foto-foto lama. Memori beribu kata bisa direpresentasikan oleh sebuah foto. Saya pun terbayang, kelak anak cucu saya nanti bisa menikmati momen ketika saya dan suami melangsungkan pernikahan. Karena itulah, foto pernikahan jadi salah satu hal penting dan jangan sampai kecewa dengan hasilnya, sampai untuk melihatnya pun malas. Banyak vendor foto yang bagus-bagus, tapi pilihan tetap pada...

Breast Shells, Penampung ASI

Gambar
  Apa, sih, breast shells itu? Awalnya saya juga enggak tahu. Saya tahunya hanya breastpump aja. :) Sebelum melahirkan, saya coba untuk lebih mengenal proses menyusui dengan segala permasalahannya, termasuk peralatan yang digunakan. Setelah mendapat cerita dari seorang teman yang sudah lebih dahulu melalui proses itu, saya baru tahu ada yang namanya breast shells .  Breast shells ini semacam penampung ASI yang bisa ditempelkan di payudara. Apa enggak akan jatuh? Enggak, kok, kan sudah terganjal oleh cup bra. :)  Nah, breast shells ini ternyata juga pentiiiiing sekali untuk ibu-ibu yang lagi menyetok ASIP. Apalagi kalau tidak memiliki dual breastpump yang bisa memompa di dua payudara sekaligus. Dengan adanya breast shells ini, saat payudara kanan sedang dipompa, pasanglah di payudara sebelah kiri. Atau jika sedang menyusui juga bisa dilakukan hal yang sama. Sayang banget, kalau hasil Let Down Reflex (LDR) pada payudara yang tidak disusui atau dipompa terb...

Breastpump Unimom Mezzo

Gambar
Hebat, lho, pompa ASI ini. Dengan harga yang relatif paling murah dibanding merek lain, tapi bisa memberikan hasil optimal untuk menyetok ASIP. Saya membelinya setelah melihat di beberapa blog dan forum banyak ibu-ibu yang merekomendasikannya. Saat saya beli harganya 250 ribu. Nah, bandingin, deh, harganya dengan pompa ASI manual merek lain yang harganya lebih tinggi. Unimom buatan Korea memang terbilang baru dibanding merek, seperti Medela atau Avent. Tapi dengan harga yang jauh lebih murah dibanding kedua merek tersebut, saya cukup puas memakainya. Unimom versi manual ini disebut Unimom Mezzo. Beberapa fiturnya hampir serupa dengan Avent. Malah ada yang bilang Avent wanna be . :) Fitur yang paling oke menurut saya adalah silicon massager -nya. Yes, dengan adanya fitur tersebut, nipple jadi enggak sakit saat dipompa karena ada sensasi pijatan di sekitar areola, bukan sekedar ditarik saja. Selain itu, adanya penutup corong juga bikin enggak khawatir soal kebersihannya setelah...

Cerita Si ASIP

Gambar
Suatu hari di stasiun sambil menunggu Commuter Line untuk kembali ke rumah, saya bertemu teman SMA. Usia anaknya 4 bulan, sedangkan saya waktu itu masih hamil 8 menuju 9 bulan. Perbincangan kami enggak lepas dari masalah jadi ibu baru, termasuk memberikan ASI untuk anak. Itu jadi rencana saya, kalau bisa syukur-syukur sampai anak umur 2 tahun. "Sampai tetes ASI penghabisan, deh," kata teman saya yang langsung saya amini.  Menurut saya, perjuangannya untuk memberikan ASI ke anaknya patut saya acungi jempooolll yang banyak. Saat ini, dia sudah memakai jasa kurir ASI. Peras di kantor, langsung dikirim ke rumah melalui jasa kurir tersebut. Banyak yang bilang, ASI selain paling sehat juga hemat. Tapi menurut teman saya, memberikan ASI membuatnya harus ekstra mengeluarkan uang. Kurir ASI enggak murah, kan. Saat bertugas keluar kota ke Bandung, dia menggunakan jasa kurir ASI untuk mengirim ASI ke rumahnya di Depok.  "Gue baru siapin stok sebulan sebelum kerja. ...

Satu Kata Supaya LDR sukses! :))

Gambar
Lagi asyik mengobrol ngalor-ngidul dengan seorang teman, tiba-tiba dia mencetuskan statement "Gue udah pasti enggak bisa dan enggak mau banget LDR-an!" Menurutnya, LDR itu bukan Long Distance Relationship, tapi Lelah Dilanda Rindu *tsaaahh :)) Saya bisa maklum. Enggak semua orang memang bisa menjalani hubungan jarak jauh. Banyak contoh kasus,hubungan bener-bener berakhir saat berjauhan. Tapi ada juga, kok, yang sukses ngejalaninnya. Saya sama pasangan salah satunya. Ehem... Hihihi... Enam tahun menjalani hubungan jarak jauh memang enggak bisa dibilang sebentar. Berkali-kali kami mengalami pasang surut. Masalah kecil, sedang, besar, semuanya pernah terjadi. Putus, nyambung, putus lagi, nyambung lagi sampai lupa enggak kehitung sampai akhirnya kami menikah.  Saat sudah menikah pun masih berjauhan. Pasangan di Batam, saya di Depok. Untung masih satu negara, masih ada di waktu dan jam yang sama. Selang sekitar tujuh bulan setelah menikah, akhirnya kami tinggal sekota. Bisa...

(Jangan) Panik Jadi Ortu Baru!

Gambar
Nah, sebenarnya judul itu saya tujukan buat saya sendiri dan suami :) Saat masih hamil, segala macam info seputar kehamilan dan mengurus bayi saya lahap. Info dari baca-baca blog orang, follow akun-akun twitter yang "nge-hits" dikalangan ibu-ibu hamil dan menyusui, beli dan dibeliin segambreng buku soal gimana mencerdaskan anak dalam kandungan, buku soal merawat bayi baru, bla bla bla.... Niatnya, biar enggak kagok begitu adek bayi lahir. Sip! Boleh dibilang mudah jadi orang tua baru zaman sekarang. Asal kita aktif, semua info bisa kita tahu dari segala jenis media. Kalau dulu mah, manut aja sama petuah orang tua atau orang yang dituakan yang sudah punya pengalaman. Sekarang? Enggak bisa lagi kayak gitu. Malah, bisa jadi si calon orang tua baru jadi lebih "sok" tahu dibanding orang tuanya sendiri dalam hal mengurus anak. Padahal pengalaman nol besar. Apa itu masalah? Enggak kok. Dengan derasnya info yang saya dapat, seenggaknya saya jadi merasa lebih tenang, ...

The Fullerton Hotel Singapore

Gambar